logo-raywhite-offcanvas

30 May 2026 NEWS 7 min read

Kenapa Mesin Cuci Menyetrum Saat Disentuh? Ini Penyebabnya

Mesin cuci menjadi salah satu perangkat elektronik rumah tangga yang hampir digunakan setiap hari. Kehadirannya membantu pekerjaan mencuci menjadi lebih cepat, praktis, dan hemat tenaga. ...

Mesin cuci menjadi salah satu perangkat elektronik rumah tangga yang hampir digunakan setiap hari. Kehadirannya membantu pekerjaan mencuci menjadi lebih cepat, praktis, dan hemat tenaga. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada satu masalah yang cukup sering dialami banyak orang, yaitu mesin cuci menyetrum saat disentuh. Kondisi ini tentu membuat pengguna merasa khawatir, apalagi jika sengatan listrik terasa cukup kuat ketika tangan menyentuh bagian bodi mesin cuci.

Masalah mesin cuci yang nyetrum sebenarnya tidak boleh dianggap sepele. Selain membuat tidak nyaman, kondisi ini juga bisa berbahaya bagi keselamatan penghuni rumah. Banyak orang mengira sengatan kecil pada mesin cuci adalah hal biasa, padahal hal tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kelistrikan yang serius. Jika dibiarkan terlalu lama, risiko korsleting hingga kebakaran listrik pun dapat meningkat.

Pada dasarnya, mesin cuci yang menyetrum terjadi karena adanya arus listrik bocor yang mengalir ke bagian bodi mesin. Kebocoran listrik ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari instalasi grounding yang buruk, kabel rusak, komponen internal bermasalah, hingga kondisi lingkungan yang lembab. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab mesin cuci menyetrum agar masalah dapat segera ditangani sebelum menjadi lebih berbahaya.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai penyebab mesin cuci menyetrum saat disentuh, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, cara mengatasi masalah tersebut, hingga tips mencegahnya agar mesin cuci tetap aman digunakan dalam jangka panjang.

Mengapa Mesin Cuci Bisa Nyetrum?

Sebelum membahas penyebabnya secara lebih detail, penting untuk memahami terlebih dahulu bagaimana mesin cuci bisa menghasilkan sengatan listrik. Mesin cuci bekerja menggunakan aliran listrik yang menggerakkan motor, panel kontrol, pompa air, dan berbagai komponen lainnya. Dalam kondisi normal, seluruh arus listrik akan mengalir pada jalur kabel yang telah dirancang khusus sehingga aman digunakan.

Namun, ketika ada kebocoran arus listrik akibat kerusakan tertentu, listrik dapat mengalir ke bagian luar bodi mesin cuci yang biasanya terbuat dari logam. Saat seseorang menyentuh bagian tersebut, tubuh manusia akan menjadi penghantar listrik sehingga muncul sensasi kesetrum.

Besarnya sengatan listrik bisa berbeda-beda tergantung tingkat kebocoran arus, kondisi tangan yang basah, hingga kualitas instalasi listrik di rumah. Ada yang hanya merasakan getaran kecil, tetapi ada juga yang mengalami sengatan cukup kuat hingga membahayakan keselamatan.

Penyebab Mesin Cuci Nyetrum Saat Disentuh

1. Tidak Menggunakan Grounding yang Baik

Salah satu penyebab paling umum mesin cuci menyetrum adalah instalasi grounding yang tidak tersedia atau tidak bekerja dengan baik. Grounding merupakan jalur pengaman yang berfungsi menyalurkan arus listrik bocor langsung ke tanah sehingga tidak mengenai pengguna.

Banyak rumah masih menggunakan instalasi listrik lama tanpa grounding yang memadai. Akibatnya, ketika terjadi kebocoran arus pada mesin cuci, listrik tidak memiliki jalur pembuangan sehingga mengalir ke bodi mesin. Kondisi inilah yang membuat mesin cuci terasa menyetrum saat disentuh.

Grounding sangat penting terutama untuk perangkat elektronik yang sering terkena air seperti mesin cuci, kulkas, dan dispenser. Tanpa grounding yang baik, risiko sengatan listrik akan jauh lebih tinggi, terlebih jika pengguna menyentuh mesin cuci dengan tangan atau kaki yang basah.

2. Kabel Power Mengalami Kerusakan

Kabel power yang terkelupas, retak, atau terjepit juga dapat menjadi penyebab mesin cuci menyetrum. Kerusakan pada lapisan pelindung kabel memungkinkan arus listrik keluar dan mengenai bagian logam mesin cuci.

Masalah kabel biasanya terjadi karena usia pemakaian yang sudah lama, digigit tikus, tertindih benda berat, atau sering ditekuk secara berlebihan. Pada beberapa kasus, kabel yang rusak tidak langsung terlihat dari luar sehingga pengguna tidak menyadari adanya bahaya.

Selain menyebabkan mesin cuci menyetrum, kabel yang rusak juga dapat memicu korsleting listrik. Oleh sebab itu, pemeriksaan kabel secara rutin sangat penting dilakukan agar kondisi mesin cuci tetap aman digunakan.

3. Stop Kontak atau Colokan Bermasalah

Stop kontak yang longgar, lembap, atau mengalami kerusakan internal juga bisa menyebabkan arus listrik bocor ke mesin cuci. Banyak orang fokus memeriksa mesin cucinya saja, padahal sumber masalah bisa berasal dari instalasi listrik di dinding.

Colokan yang sudah aus biasanya membuat sambungan listrik tidak stabil. Kondisi ini dapat menimbulkan percikan listrik kecil yang memicu kebocoran arus. Selain itu, stop kontak yang terkena air atau berada di area terlalu lembap juga berpotensi menyebabkan sengatan listrik.

Karena mesin cuci identik dengan penggunaan air, area sekitar stop kontak sebaiknya selalu dijaga tetap kering agar risiko korsleting dapat diminimalkan.

4. Motor Mesin Cuci Mengalami Kebocoran Arus

Motor merupakan salah satu komponen utama dalam mesin cuci. Jika motor mengalami kerusakan pada bagian isolasi listriknya, arus dapat bocor ke bodi mesin sehingga menimbulkan sengatan saat disentuh.

Kerusakan motor biasanya terjadi akibat usia pemakaian yang lama, panas berlebih, atau terkena air secara terus-menerus. Pada kondisi tertentu, motor yang bermasalah juga akan menimbulkan suara lebih kasar atau performa putaran yang melemah.

Jika sumber masalah berasal dari motor, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan oleh teknisi profesional karena perbaikannya membutuhkan penanganan khusus.

5. Lingkungan Terlalu Lembab atau Basah

Mesin cuci umumnya ditempatkan di area dekat kamar mandi, dapur, atau ruang cuci yang memiliki tingkat kelembapan tinggi. Lingkungan yang terlalu basah dapat memperbesar risiko kebocoran arus listrik.

Air merupakan penghantar listrik yang sangat baik. Ketika lantai di sekitar mesin cuci basah, arus listrik lebih mudah menyebar sehingga pengguna bisa merasakan sengatan saat menyentuh mesin cuci. Bahkan, sengatan listrik bisa terasa lebih kuat apabila pengguna tidak memakai alas kaki.

Karena itu, menjaga area sekitar mesin cuci tetap kering menjadi langkah penting untuk meningkatkan keamanan penggunaan perangkat elektronik rumah tangga.

6. Kapasitor Mesin Cuci Rusak

Kapasitor berfungsi membantu proses putaran motor pada mesin cuci. Jika komponen ini mengalami kerusakan, kebocoran arus listrik dapat terjadi dan menyebabkan bodi mesin terasa menyetrum.

Selain menimbulkan sengatan listrik, kapasitor rusak biasanya membuat mesin cuci sulit berputar, tenaga melemah, atau mengeluarkan dengungan aneh. Kerusakan kapasitor sering terjadi pada mesin cuci yang sudah berusia cukup lama.

Penggantian kapasitor umumnya tidak terlalu mahal, tetapi tetap perlu dilakukan oleh orang yang memahami sistem kelistrikan agar lebih aman.

7. Adanya Kabel Internal yang Menempel pada Bodi Mesin

Di dalam mesin cuci terdapat banyak kabel penghubung antar komponen. Jika salah satu kabel terlepas atau lapisan pelindungnya rusak, kabel tersebut dapat menyentuh bodi logam mesin cuci dan menyebabkan aliran listrik bocor.

Masalah ini sering muncul akibat getaran mesin cuci saat digunakan dalam jangka panjang. Getaran terus-menerus bisa membuat posisi kabel bergeser hingga akhirnya menempel pada bagian bodi.

Pemeriksaan bagian internal secara berkala dapat membantu mendeteksi masalah ini sebelum menjadi lebih serius.

Tips Mencegah Mesin Cuci Menyetrum

Melakukan perawatan rutin merupakan cara terbaik untuk mencegah mesin cuci menyetrum. Bersihkan area mesin cuci secara berkala dan pastikan tidak ada kabel yang terjepit atau terkena air.

Selain itu, gunakan mesin cuci sesuai kapasitas agar motor tidak bekerja terlalu berat. Beban berlebihan dapat mempercepat kerusakan komponen internal termasuk sistem kelistrikan.

Pemeriksaan instalasi listrik rumah juga penting dilakukan secara berkala, terutama jika rumah menggunakan instalasi lama. Dengan sistem listrik yang aman, risiko kebocoran arus pada perangkat elektronik dapat diminimalkan.

Penyebab mesin cuci nyetrum saat disentuh umumnya terjadi karena adanya kebocoran arus listrik pada perangkat. Faktor penyebabnya bisa berasal dari grounding yang buruk, kabel rusak, stop kontak bermasalah, motor bocor, hingga kondisi lingkungan yang terlalu lembab.

Masalah ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat membahayakan keselamatan pengguna dan meningkatkan risiko korsleting listrik. Oleh sebab itu, penting untuk segera melakukan pemeriksaan ketika mesin cuci mulai terasa nyetrum meskipun hanya sedikit.

Dengan melakukan perawatan rutin, memastikan instalasi listrik aman, serta menggunakan mesin cuci dengan benar, risiko sengatan listrik dapat dicegah sejak dini. Jika masalah tetap terjadi, jangan ragu memanggil teknisi profesional agar mesin cuci kembali aman dan nyaman digunakan setiap hari.

Jika Anda ingin memiliki hunian yang terjamin aman, nyaman dan juga terpercaya, Anda bisa temukan di Ray White Menteng. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website Ray White Menteng di https://menteng.raywhite.co.id/. Find a home that suits your lifestyle with Ray White!

Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group)

Approved by: Cynthia Natalia William (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)